SanIsidro

sanisidrocultura.org

Perak Petecio masih berkilau seperti emas


Nesthy Petecio dari Filipina yang berada di posisi kedua melakukan selebrasi setelah pertandingan last tinju bulu putri (54-57kg) melawan petinju Jepang Sena Irie pada Olimpiade Tokyo 2020 di Kokugikan Arena di Tokyo pada 3 Agustus 2021. (Foto oleh Luis ROBAYO / POOL / AFP)

Pahlawan tinju Nesthy Petecio pasti merasa sedih karena tidak mengantongi emas di Olimpiade Tokyo, tetapi orang Filipina semua kagum dengan penampilan peraknya dan menghadiahinya untuk itu. Mereka memastikan dia pulang ke rumah untuk menyambut pahlawan yang sekarang bernilai setidaknya P15 juta tunai, dengan rumah dan tanah, kondominium dan berkah lainnya untuk boot.

Petecio akan menuai rejeki nomplok dari penampilannya yang luar biasa di divisi bulu tinju wanita, kedua setelah penghargaan yang menunggu peraih medali emas pertama Filipina, angkat besi Hidilyn Diaz, dalam match empat tahunan.

Tidak lama setelah pertarungan petinju asli Davao del Sur dengan petinju Jepang Sena Irie pada hari Selasa, donor sektor swasta mulai mengumumkan insentif yang menunggu Petecio ketika dia kembali ke negara itu.

Tentu saja, penghargaan yang diumumkan sebelumnya dari MVP Sports activities Foundation dan San Miguel Corp.—masing-masing menjanjikan P5 juta tunai kepada peraih medali perak Filipina di Olimpiade Tokyo 2020—masih berlaku.

Ini akan berada di atas hadiah P5 juta yang dijamin akan diterima oleh pemenang medali perak Olimpiade Filipina di bawah undang-undang yang berlaku pada tahun 2015, sehingga whole uang tunainya menjadi P15 juta.

Dan kemudian ada tambahan baru-baru ini dari sektor korporasi, banyak dari mereka mendukung kinerja terbaik atlet Filipina secara keseluruhan dalam hampir satu abad partisipasi dalam acara olahraga terbesar di dunia.

Megaworld Corp. mengatakan bahwa anak perusahaannya Suntrust Houses Inc. akan memberi petinju kelas bulu sebuah unit kondominium perumahan senilai P10 juta pada pengembangan properti Lanang di Davao City.

Unit berperabotan lengkap ini terletak di kotapraja serba guna yang mencakup taman dan danau, dan akan berjarak sedikit lebih dari satu jam berkendara dari kampung halaman Petecio di Santa Cruz, Davao del Sur.

Pengembang properti lainnya, Ovialand Inc., menambahkan dalam sebuah publishing media sosial bahwa mereka akan memberi petinju itu sebuah rumah dan tanah senilai P2,5 juta di pengembangan perusahaan Caliya Candelaria di provinsi Quezon.

Maskapai penerbangan terbesar di negara itu juga menghadiahkan lebih banyak pemenang dan peserta Olimpiade dengan penerbangan free of charge pada hari Selasa.

Peraih medali perak Petecio akan mendapatkan penerbangan free of charge tanpa batas selama lima tahun, menurut AirAsia Filipina. Philippine Airlines memberi petinju itu hadiah seumur hidup sebesar 60.000 Mabuhay Miles for each tahun.

Sebelumnya, Cebu Pacific memberikan penghargaan kepada 19 atlet Filipina di Olimpiade Tokyo dengan 25 penerbangan gratis.

Selain penerbangan tak terbatas peraih medali emas, perak dan perunggu, AirAsia Filipina mengatakan 14 atlet Olimpiade Filipina lainnya akan mendapatkan tiga tiket pulang pergi free of charge ke tujuan lokal mana pun.

Terakhir, tentu saja ada Nestlé Philippines, yang produk es teh Nestea-nya telah berulang kali disebut-sebut di media sosial selama beberapa hari terakhir karena terdengar seperti julukan petinju.

Dalam postingan media sosial lainnya—menunjukkan botol olahraga es teh yang bersentuhan dengan sarung tangan petinju—Nestlé mengatakan akan menyumbangkan produk perusahaan ke kampung halaman Petecio serta organisasi nirlaba pilihannya.

—Dengan laporan dari Miguel R. Camus INQ

Baca Selanjutnya

Jangan sampai ketinggalan berita dan informasi terbaru.

Berlangganan INQUIRER In addition untuk mendapatkan akses ke The Philippine Each day Inquirer & 70+ judul lainnya, bagikan hingga 5 gadget, dengarkan berita, unduh sedini 4 pagi & bagikan artikel di media sosial. Hubungi 896 6000.

Untuk umpan balik, keluhan, atau pertanyaan, hubungi kami.



Resource hyperlink

Please follow and like us: